Makan di Mana Siang Ini? – Soto Mie Yasmin Bogor-

soto-mie-yasmin-2

Soto  mie adalah makanan khas Bogor. Mengapa soto mie? Karena soto dicampur mie hehehehe… Yang jelas, soto mie merupakan soto bening yang di dalamnya ada campuran kikil, daging, gajih, kroket goreng yang dipotong-potong (risol) ditambah dengan mie.

Soto mie enak sekali untuk disantap pada kondisi cuaca dingin atau musim hujan. Di Bogor, ada salah satu soto mie yang enak dan cukup terkenal. Lokasinya berada di parkiran Ruko Perumahan Taman Yasmin Sektor VI, atau di dekat pintu keluar parkiran ruko (sebagaimana foto di atas). Setiap tiba waktu makan siang, warung tenda soto mie ini ramai dikunjungi oleh para penikmat soto mie.

soto-mie-yasmin-3
soto-mie-yasmin

Soto mie yang disajikan memiliki porsi yang buesar. Jadi para pengunjung akan dibuat puas menyantapnya. Kuahnya enak dan berbeda di bandingkan dengan soto mie lainnya di Bogor. Dijamin lahap, apalagi jika disantap dengan sepiring nasi yang dibungkus dengan daun pisang plus kerupuk kampung plus es jeruk atau jeruk hangat beeuuhhh… dijamin keringat bercucuran… Jangan lupa tambahkan sambal rawit dan kecap manis… muantapp.

soto-mie-yasmin-6

soto-mie-yasmin-4

soto-mie-yasmin-5

Harga per porsi soto mie yang ditawarkan relatif murah, hanya Rp. 12.000,- per porsi sudah berikut dengan nasi. Es jeruk atau jeruk hangat seharga Rp. 3.000,-. Ada juga minuman es lidah buaya yang ditawarkan dengan harga Rp. 4.000,-. So… tunggu apa lagi, sempatkan untuk makan siang di Soto Mie Taman Yasmin Bogor 🙂

Alamat : Ruko Perumahan Taman Yasmin Sektor VI, Kota Bogor, Jl. KH. Abdullah bin Nuh (Ring Road).

 

Jembatan Kedoeng Badak Tempo Doeloe

COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Twee_bruggen_over_de_rivier_in_Gedoeng_Badak_TMnr_3728-801

Percayakah Anda, inilah gambaran suasana abad ke-19 di pertigaan lampu merah Jl. Soleh Iskandar (Jalan Baru) yang berada di Kelurahan Kedung Badak, Kota Bogor. Jembatan yang melintasi sungai Ciliwung ternyata sudah dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda. Indah sekali berlatar belakang Gunung Salak 🙂

Hotel Bellevue

Hotel Bellevue

Hotel Bellevue, merupakan hotel yang paling terkenal di kalangan orang-orang Belanda yang tinggal di Pulau Jawa dahulu. Betapa tidak, hotel yang berlokasi di antara Jl. Otto Iskandar Dinata dan Jl. Ir. H. Djuanda (sekarang) memperoleh best view karena langsung menghadap ke Sungai Cisadane dan berlatar belakang Gunung Salak yang indah.

Ada banyak dokumen yang menjelaskan keberadaan dan ketenaran hotel ini salah satunya yang terkenal adalah ditulis oleh Robert Nieuwenhuys (1908-1999), pria keturunan Belanda kelahiran Semarang. Dia menuliskan kesannya tentang Bogor dan Hotel Bellevue dalam buku Faded Portraits (1982).

BTM

Tapi kini, hotel nan asri tersebut sudah tidak ada lagi. Kita hanya bisa mengetahuinya dari berbagai dokumentasi Bogor tempo dulu saja. Pasca kemerdekaan, bangunan hotel dibongkar dan dijadikan lokasi pasar induk Ramayana. Saat ini, telah berdiri pusat perbelanjaan nan megah bernama Bogor Trade Mall di lokasi tersebut.

Jadi, kalau sempat jalan-jalan ke Bogor, dan ingin mengetahui lokasi Hotel Bellevue dahulu berada, mainlah ke Bogor Trade Mall. Naiklah ke lantai teratas di bangian belakang mall ini dan nikmati pemandangan Gunung Salak berikut Sungai Cisadane yang mengalir di bawahnya. Setidaknya, suasana keindahan pemandangan di zaman Hotel Bellevue masih ada, bisa dirasakan dari food court-nya atau di cafe bioskop XXI-nya 🙂

De White Paal (Tugu Putih) di Air Mancur Bogor Tempo Doeloe

white paal

Kawasan Air Mancur, adalah salah satu kawasan yang terkenal di Kota Bogor. Saat ini, Air Mancur lebih dikenal sebagai kawasan kuliner dan tempat hang out anak-anak muda di malam Minggu. Salah satu jajanan khas yang paling banyak diminati adalah “bansus” alias bandrek susu yang sangat enak kalau diminum malam hari bersama dengan aneka gorengan hhhmmmm….

Tapi, tahukah Anda, bahwa dahulu kawasan ini bukan bernama Air Mancur? Gambar di atas adalah suasana tempo dulu kawasan yang sekarang ini disebut dengan Air Mancur. Ternyata, dahulu pada masa penjajahan Belanda, terdapat bangunan berupa tugu berwarna putih, atau lebih dikenal dengan De White Paal.

Sepintas, terlihat seperti bangunan tugu biasa, namun ternyata di balik tujuan pembangunannya ini yang luar biasa. Tugu ini sengaja dibangun dengan posisi tegak lurus, sejajar istana Bogor dan merupakan penanda titik nol meter ketinggian Kota Bogor di atas permukaan laut. Bukan hanya untuk menandakan titik nol ketinggian Kota Bogor saja ternyata, tapi Jawa Barat bahkan kabarnya, ada penelitian terbaru mengenai sejarah Pulau Jawa, titik tersebut merupakan titik nol untuk menentukan ketinggian Pulau Jawa di atas permukaan laut (trianggulasi).

Sayangnya, tugu tersebut kini sudah tidak ada lagi. Kini bangunan yang berdiri di tempat tugu tersebut adalah air mancur dan gardu induk PLN.

Makan Ramen Enak di Kota Bogor

-Mitsuru Ramen-

Mitsuru

Penasaran dengan ramen yang enak di Kota Bogor? Ada banyak ramen yang ditawarkan, tapi, coba deh… ramen yang enak ini “Mitsuru Ramen”. Awalnya, “Mitsuru Ramen” ini berlokasi di Jl. Pandu Raya no. 55, namun kini pindah ke depan Ruko VIP (Villa Indah Pajajaran), persis berseberangan dengan Roti Bakar Tampomas atau lebih tepatnya persis di depan Toko “My Baby”.

Soal rasa, tidak perlu khawatir, dijamin enak. Ada berbagai jenis ramen yang enak, siap disajikan untuk penggemar ramen di Kota Bogor. Ada Shoyu Ramen, Miso Ramen, Tori Ramen, Akai Ramen (spicy). Ada juga Kare Ramen dan Ramen Rendang yang rasanya nendang… hmmm… lezzaaaattt…

Ramen 1

Ramen Rendang

Soal harga, tidak perlu khawatir, berbagai jenis ramen yang ditawarkan relatif terjangkau. Dengan kisaran harga Rp. 20.000,- hingga Rp. 30.000,- kita bisa menyantap ramen kaki lima dengan cita rasa resto. Untuk minuman yang disajikan sendiri, ada teh botol, air minum dalam kemasan, serta ocha. Menariknya, ocha di sini bisa re-fill. Mie-ramen-nya sendiri tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna dan buatan sendiri (hand made).

Makan di Kedai Kita

Kedai Kita1

Kedai Kita – Kota Bogor adalah surganya kuliner. Bukan hanya kaya akan menu-menu tradisional yang khas dan lezat, tapi banyak juga resto dan cafe yang cozi dan ok punya makanannya. Salah satunya adalah KEDAI KITA. Resto yang berlokasi di Jl. Pangrango No. 21, Kota Bogor ini merupakan salah satu resto yang paling ramai dikunjungi di Kota Bogor. Bukan hanya weekend, weekdays pun Kedai Kita selalu dipenuhi oleh pengunjung.

Ada banyak menu yang enak di Kedai Kita. Paling terkenal adalah Pizza Kayu Bakar dan Mie Hot Plate -nya yang aduhai… ditambah pangsit goreng yang guriiihhhh… mmmm….. membuat kita ketagihan untuk mencicipi dan menghabiskannya hehehehehe….

Kedai Kita2

Buka dari jam 8 pagi hingga jam 10 malam, Kedai Kita tidak pernah sepi pengunjung. Malam hari, sepulang beraktivitas pun tetap padat dipenuhi oleh mereka yang terpikat dengan rasa menunya. Pengunjung yang datang bukan hanya dari Kota Bogor, tapi banyak juga dari luar Bogor seperti Jakarta dan Bekasi. Wah… pokoknya Kedai Kita sudah terkenal deh…

Mie Hot Plate Lada Hitam

Pizza Kayu Bakar
Kedai Kita juga sudah membuka cabang yaitu di Bellanova Sentul City dan di Jl. Bina Marga Kota Bogor. Rugi banget kalau kamu orang Bogor or tinggal di luar Bogor dan sering main ke Bogor tapi belum pernah makan di Kedai Kita.

Toge Goreng Pak Abung

Jika anda pernah melewati Sukabumi melalui jalur alternatif Cihideung, Pamoyanan Bogor Selatan, maka Anda pastinya akan menemukan toge goreng yang termasuk paling enak di Bogor. Toge Goreng Pak Abung, begitulah para pelanggan mengenalnya.

Saat kami tiba di sana, suasana warung toge goreng begitu ramai. Pembeli berdatangan terus. Bukan satu dua orang, tapi se-rombongan. Bahkan ada yang memesan untuk dibungkus dalam jumlah puluhan. Wow…

Toge goreng, sebenarnya lebih tepat disebut toge rebus, karena setiap yang berjualan makanan khas Bogor ini, selalu mendapati bentuk gerobak yang di tengahnya terdapat kuali untuk memasak toge. Kalau digorengm, maka identik dengan penggunaan minyak goreng atau margarin, namun toge dimasak dengan air alias direbus. Mungkin karena bentuk kualinya yang mirip dengan penggorengan, maka disebut-lah toge goreng.

Toge goreng terdiri atas campuran dari beberapa bahan yaitu, toge rebus, tahu goreng, mie kuning, dan ketupat. Kemudian disiram dengan bumbu khas campuran dari tauco bahan-bahan lainnya. Lebih nikmat disantap dengan kerupuk. Penasaran dengan toge goreng Pak Abung?? Mampir saja ke jalan alternatif Bogor-Sukabumi di daerah Cihideung, Pamoyanan Bogor Selatan.

Soto Mang Bonin

Penasaran dengan kelezatan soto bening Mang Bonin?? Nahh… akhirnya weekend kemarin saya coba untuk mendatangi. Kalah deh sama temen-temen yang lain, soalnya Soto Mang Bonin sudah cukup lama juga dijajakan di Bogor.

Soto bening Mang Bonin sekilas tidak berbeda dengan soto bening lainnya yang dijual di Kota Bogor. Namun, ketika kita mendapati semangkuk soto yang sudah siap disajikan dihadapan kita, maka kita akan mendapati adanya kroket isi bihun yang dicemplung-kan ke dalam semangkuk soto bening daging sapi. Loh, kok soto bening pakai kroket? Bukannya kroket adalah panganan untuk soto mie? Nah di sini uniknya sekaligus menjadi sensasi rasa tersendiri. Makan soto bening pakai kroket kering yang dicampur dengan kuah soto, hmm… ajiibbb… Kita juga bisa meminta tambahan kroket yang dipisahkan dalam sebuah piring untuk teman makan soto Mang Bonin… ya… itung-itung pengganti krupuk atau emping lah. Tapi emping melinjo pun tersedia, karena kurang berasa aja kalau makan soto gk pake emping hehehehe….

Porsi daging sapi-nya pun banyak, jadi tidak seperti soto bening lainnya, lebih banyak kuah daripada daging. Datang saja ke warung Soto Mang Bonin lewat dari jam 10 pagi, hmmm…. Jangan harap bisa mendapat potongan daging utuh. Paling-paling tinggal tetelan dan tulang daging. Tapi… jangan salah… tetelan dan tulan pun terasa empuk. Tulang daging-nya ketika dikunyah, seperti makan keripik. Hmm… tingkat kematangan daging dalam presto bener-bener diperhatikan. Wajar saja kalau banyak pembeli yang akan “ngragas” alias makan soto dengan semangat 45, ueenak buangettt… tambahkan sambal rawit dan kecap sesuai dengan selera, lalu silahkan menyantap kelezatan soto bening Mang Bonin hehehehe…. Gurih abisssss…..

Wah…. Kayaknya pada ngiler nehh… mau coba??? Boleh… silahkan mampir ke Kota Bogor. Datangi warung Soto Mang Bonin yang terletak di Jl. Semboja, tepatnya di kawasan perumahan yang terkenal dengan sebutan Kota Paris. Warung Soto Mang Bonin persis dekat dengan jembatan irigasi Sungai Cidepit. Sekalipun Mang Bonin tutupnya sore, tapi jangan siang-siang juga untuk makan di warungnya, bakalan kehabisan daging pokoknya hehehehe….

Soto Kaki Sapi Mang Uci

Hmmm… satu lagi kelezatan soto yang ada di Bogor… yaitu Soto kaki sapi Mang Uci yang berlokasi di Jl. Pengadilan (depan Kantor Operasional PT. Telkom Indonesia, Tbk Bogor). Sebelumnya, Soto Mang Uci berlokasi di basement Pasar Kebon Kembang. Setelah Pasar Kebon Kembang terbakar pada 1994 silam, tempat soto pindah ke depan Bank Tabungan Negara Cabang Bogor (BTN Bogor) di Jl. Pengadilan. Sekarang, warung soto berada di depan kantor PT. Telkom Read more

Soto Kuning Empang – Soto Kang Suit

Kenapa namanya soto kuning??? Ya, karena kuahnya kuning hehehehe…. Warna kuning tersebut berasal dari kunyit. Tapi yang jelas, Bogor punya warung soto kuning yang rasanya ajib!! Mak Nyosss…. Abiess…. Namanya adalah soto kuning Kang Suit atau terkenal dengan Soto Kuning Empang. Read more